Postingan

Pemulung Batin (Albert Nopi)

Gambar
  KATA PENGANTAR: Dua Pilar di Persimpangan Jalan oleh Albertus Nopi Wahyu Hidayat ​Salve, Pace e Bene dan Berkah Dalem. ​Inilah kisah tentang Rosok, bukan sebagai tumpukan sampah, melainkan sebagai sebuah metafora hidup. Inilah kisah tentang penemuan Tuhan bukan di puncak kemewahan, tetapi di kedalaman debu dan karat. ​Buku yang ada di tangan Anda ini adalah catatan harian spiritual dari sebuah jiwa yang memilih jalan sunyi, seorang Pemulung Batin. Ia adalah seorang yang miskin di mata dunia, tetapi kaya di hadapan Roh Kudus. Di balik karung goni yang berat, ia menemukan panggilan abadi: pencarian makna sejati. ​Perjalanan rohani ini dituntun oleh dua karisma agung Gereja Katolik: • ​ St. Fransiskus dari Assisi (Fransiskan): Membawa kita pada nilai fundamental Kemiskinan Kudus ( Paupertas ), Kesederhanaan , dan menemukan Pace e Bene (Damai dan Kebaikan) bahkan pada sehelai rumput yang dibuang. • ​ St. Ignatius dari Loyola (Yesuit): Mengajak kita pada Pembedaan Roh ( Disc...

Ego Vici Mundum

 Salve, Pace e Bene  Aku bagaikan sebuah bangunan tua yg hampir roboh yg harus segera di renovasi, demikian aku menggambarkan bagaimana diriku ini. Dulu aku sering ikut misa harian bukan hanya jumat pertama, sabtu pertama, mingguan sampai hari raya. Dalam hidupku saat ini yg sdh berusia 30 thn ini aku ingin merenovasi diriku karena sejak thn 2018 aku gk pernah lagi ikut misa harian apalagi jumat dan sabtu pertama.  Nah ketika tgl 01 nopember kemarin aku sudah menyiapkan list atau daftar mana yg harus ku perbaiki, apa yg harus ku tambah dan apa yg harus aku hilangkan. Jumat pertama kemarin alu sdh memulai proyek ku ini dengan utk pertama kali sejak 2018 walaupun aku rutin misa minggu dan hari raya aku kembali ikut misa jumat pertama walaupun rencanaku tadi pagi gagal ikut misa sabtu imam atau sabtu pertama gagal total karena kesiangan bangunku. Perlahan tapi pasti itu akan terjadi, aku akan kembali misa harian bukan jumat atau sabtu pertama, mingguan dan hari raya aja tp s...